Mengenal Empat Kera Besar yang Ada di Dunia

1491
Foto : Capture cover majalah GREAT APES SURVIVAL
Foto : Capture cover majalah GREAT APES SURVIVAL

Di dunia, tercatat hanya ada empat kera besar yang tersisa atau masih bertahan hidup. Akan tetapi, dari keempat kera besar tersebut keadaan populasi dan habitat hidup mereka berupa hutan semakin tahun semakin berkurang, bahkan dapat dikatakan mereka terancam di habitat hidupnya. Apa sajakah empat kera besar tersebut?.

Empat kera besar yang ada di dunia tersebut terdapat di dua benua; Afrika dan Asia. Kera besar tersebut adalah Gorilla, Simpanse, Bonobo yang mendiami benua Afrika. Sedangkan kera besar lainnya adalah orangutan, yang terdapat di Asia, lebih tetapnya di Indonesia (Pulau Sumatera dan Kalimantan). Tiga kera besar terbagi dalam beberapa subspesies, sedangkan bonobo hanya satu spesies saja.

  1. Gorila (Gorilla)

Gorila terbagi dalam beberapa spesies, ada empat subspesies gorila yang mendiami benua Afrika.

  • Sub Spesies Western Lowland Gorilla (sub spesies; Gorilla gorilla gorilla) yang mendiami wilayah dataran rendah bagian barat, seperti di Congo, Gabon, Kamerun, Angola, Republik Afrika Tengah dan Guniea. Saat ini, populasi Western Lowland Gorilla kurang lebih 150.000 individu yang masih tersisa. Adapun status konservasinya Sangat Terancam Punah.
  • Sub Spesies Cross River Gorilla (sub spesies; Gorilla gorilla diehli) yang mendiami wilayah perbatasan sungai, di kenal suka menyebrang sungai. Wilayah asal hidup mereka dari Nigeria dan Kamerun. Saat ini, populasi Cross River Gorilla tercatat sekitar 250-300 individu yang tersisa dan memasukannya ke dalam daftar terancam punah.
  • Mountain Gorilla (sub spesies; Gorilla beringei beringei). Adapun habitat hidup gorila gunung terdapat di Afrika seperti di Rwanda, Uganda dan Congo. Populasi gorila gunung yang tersisa sekitar 800 individu dan masuk dalam daftar terancam punah.
  • Sub spesies Estern Lowland Gorilla (sub spesies; Gorilla beringei graueri) yang mendiami wilayah dataran rendah bagian timur. Saat ini, populasi dari Estern Lowland Gorilla sekitar 2.000-10.000 individu. Sedangkan starusnya masuk dalam status endangered (terancam).

Gorila termasuk primata (satwa) yang tergolong dalam jenis kera besar karena tidak memiliki ekor. Sumber makanan dari gorila adalah seperti sayur-sayuran, daun-daunan, bunga-bunga dan biji-bijian. Terkadang gorila memakan semut dan rayap sebagai makanan kesukaan. Gorila juga termasuk primata pemalu dan memiliki DNA mendekati manusia 97-98 %. Berat tubuh dari gorila 60-80 kg.  Gorila dapat hidup hingga 35 tahun, sepanjang hidupnya di alam liar. Sedangkan di kebun binatang dapat mencapai 50 tahun.

  1. Simpanse (Shimpanzee)

Sebelumnya simpanse disebut sebagai kera besar yang paling cerdas dengan tingkat kecerdasan 99%, namun kemudian hasil penelitian diralat dan ditetapkan simpanse memiliki tingkat kecerdasan hampir sama dengan gorila DNA 94 %. Berat tubuh dari simpanse adalah 70 kg. Sedangkan simpanse betina relatif lebih kecil. Simpanse dapat hidup dialam liar hingga usia 40 tahun.

Simpanse dapat menggunakan kedua tangan dan kakinya untuk memanjat pohon dengan cepat. Simpanse memiliki empat subspesies.

  • Western Shimpanzee (subspesies; Pan troglodytes verus) yang mendiami  wilayah bagian barat Afrika. Saat ini populasi yang tersisa 21.300 – 55.600 individu. Adapun wilayah sebaran seperti di:  Cote D’lvoire, Liberia, Mali, Nigeria, Senegal, Sierra Leone, Ghana dan Guinea. Sedangkan status dari simpanse jenis ini masuk dalam daftar endangered (terancam).
  • Nigeria-Cameroon Shimpanzee (subspesies; Pan troglodytes ellioti) simpanse jenis ini terdapat di dua negara yaitu Nigeria dan Kamerun. Populasinya 3.500 – 9.000 individu, dan masuk dalam daftar terancam.
  • Central Shimpanzee (subspesies; Pan troglodytes troglodytes), adapun populasinya 70.000 – 116.500 dan masuk dalam daftar terancam. Habitat hidupnya di Angola, Kamerun, Republik Afrika, Congo, Guinea, dan Gabon.
  • Estern Shimpanzee (subspesies; Pan troglodytes schweinfurthii). Habitat hidup dari simpanse jenis ini hidup di hutan Afrika seperti di Congo, Republik Afrika, South Sudan, Tanzania, Uganda, Rwanda dan Burundi. Sedangkan populasi dari simpanse jenis ini  termasuk banyak tersisa, pupulasi  200.000 – 250.000 individu, daftar konservasi memasukan simpanse jenis ini dalam daftar terancam.
  1. Bonobo

Kera besar bernama bonobo dikenal memiliki rasa akrab dan saling menyayangi kelompoknya. Bonobo masuk dalam subspesies Pan paniscus.

Jarang sekali bonobo membuat kekacauan di kelompoknya. Dalam hal makanan, selain buah-buahan hutan, bonobo juga dikenal sebagai pemburu binatang seperti kancil ataupun kijang di hutan. Demikian juga ketika berburu, hasil buruan mereka santap bersama.

Setiap makanan yang tersedia di area (wilayahnya) hampir dipastikan mereka berbagi makanan. Bila ada kegaduhan, biasanya bonobo jantan berebut pasangan. Tetapi setelah mereka kawin, situasi kondusif.

Populasi bonobo yang tersisa saat ini kurang lebih 50.000 di habitat hidup mereka. Status konservasi memasukan bonobo dalam daftar endangered (terancam). Bonobo hidup dihabitanya di wilayah Congo.

  1. Orangutan

Orangutan memiliki 3 Spesies :

  1. Orangutan Kalimantan (Bornean Orangutan)  memiliki 3 subspesies
  • Pongo pygmaeus pygmaeus
  • Pongo Pygmaeus Wrumbii
  • Pongo pygmaeus morio

Orangutan Kalimantan tersebar di seluruh wilayah Kalimantan, kecuali Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Orangutan memiliki tiga sub spesies yaitu; Pongo pygmaeus pygmaeus, Pongo wrumbii yang sebarannya di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan di Kalimantan Timur adalah Pongo pygmaeus morio. Sedangkan di luar wilayah Indonesia, orangutan terdapat di Malaysia yaitu di wilayah Sabah; Pongo pygmaeus morio dan di Sarawak; Pongo pygmaeus pygmaeus.

2. Orangutan Sumatera (Sumatran Orangutan) hanya memiliki satu spesies yang di sebut dengan Pongo abelli habitat hidupnya di Sumatera.

3. Pada bulan Oktober 2017, para peneliti dunia menemukan Spesies baru orangutan dengan nama Orangutan Tapanuli ( Pongo tapanuliensis) habitat hidupnya di Sumatra Utara.

 Sumber informasi, dari berbagai Sumber

Monga/Pit

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini