Pertama Kalinya di Ketapang, Seminar Kesehatan Dengan Melibatkan Organisasi Profesi Kesehatan Terbanyak

538
Panitia dan Undangan Foto bersama sesaat setelah acara dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bpk. Harto,S.E., M.Si. Sabtu (9/12) (Foto : IST)

Monga.ID – Ketapang, APA JADINYA BERBAGAI PROFESI KESEHATAN DISATUKAN DALAM SATU ACARA SEMINAR?

Bertempat di Hotel Borneo Emerald, Ketapang, Sabtu, 9 Desember 2017, diadakan acara seminar kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2017, dengan tema seminar : “Kegawatdaruratan Sistem Kardiovaskuler”. Panitia acara seminar ini yaitu Himpunan Organisasi Kesehatan (Himporkes) Kabupaten Ketapang, yang beranggotakan perwakilan dari 10 organisasi profesi kesehatan se-kabupaten ketapang. Acara seminar ini merupakan acara lintas organisasi profesi kesehatan se-kabupaten Ketapang terbesar pertama kalinya di Kabupaten Ketapang dengan doorprize terbanyak, dihadiri oleh lebih dari 609 peserta dari 10 profesi kesehatan yang ada di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, seperti : Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI), dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI). Bahkan tidak hanya dihadiri oleh peserta dari Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, tetapi dihadiri juga oleh peserta dari Mempawah dan Sintang. Seminar yang berlangsung selama 1 hari ini, dihadiri pula oleh tamu undangan : Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Direktur Rumah Sakit & Kepala Puskesmas, serta Ketua Organisasi Profesi Kesehatan yang ada di Kabupaten Ketapang.

Peserta Seminar Kegawatdaruratan Sistem Kardiovaskuler di Hotel Borneo Emerald Ketapang, Sabtu (09/12) (Foto : IST)

Penyelenggaraan seminar ini tidak terlepas dari bantuan pihak sponsor yaitu : Putra Ranadiwangsa, Cargill, BNI, BGA, Abbott, Sanve, Otto, Nakamura Holistic Therapy, Kanina Tour & Travel, Genting Plantations, RS Fatima, Design Store, Interbat, Capri, Kalbe Farma, PT.Yarindo Farmatama, BTN, Otsuka, dan Kalbe Ethical. Panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sponsor yang telah memberikan bantuan sehingga kegiatan seminar dapat terselenggara dengan baik.

Panitia Foto bersama setelah selesai kegiatan, Sabtu (09/12) (Foto : IST)

Seminar yang dimulai pukul 07.30 WIB ini, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan disusul dengan lagu Mars Himpunan Organisasi Kesehatan Kabupaten Ketapang yang diciptakan oleh dr. Hendra, dengan ide syair lagu dari seluruh panitia seminar. Lagu Mars ini untuk pertama kalinya dinyanyikan dan diperdengarkan kepada para profesi kesehatan dari berbagai organisasi profesi kesehatan dalam acara seminar ini. Kemudian disusul dengan kata sambutan oleh dr. Simon Yosonegoro Liem sebagai ketua panitia seminar, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Bapak Harto, SE, M.Si sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, sekaligus membuka secara resmi acara seminar. Dalam sambutannya, Bapak Harto, SE, M.Si sangat meng-apresiasi kegiatan lintas organisasi profesi kesehatan semacam ini, yang menunjukkan bahwa berbagai organisasi profesi kesehatan yang ada di kabupaten ketapang dapat saling bersatu, kompak, dan bekerjasama sehingga visi Mewujudkan Kabupaten Ketapang yang Maju melalui misi Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dapat berjalan lebih optimal. Dalam acara seminar ini juga dimeriahkan dengan hiburan Tarian Tiga Etnis (Melayu, Dayak, dan Tionghoa) dari Sanggar Kepak Kreasi Khatulistiwa (K3).

Peserta Seminar Kegawatdaruratan Sistem Kardiovaskuler di Hotel Borneo Emerald Ketapang, Sabtu (09/12) (Foto : IST)

Acara seminar ini terdiri dari 2 panel. Pada panel pertama yang dimoderatori oleh dr.Theresia, terdiri dari 5 topik, yaitu: Kegawatdaruratan Pada Penyakit Jantung oleh dr. Harie Cipta, Sp. JP, Pemeriksaan Laboratorium pada Penyakit Jantung oleh Diyah Kusumaningsih, SKM., Pengelolaan Obat pada Penyakit Jantung oleh Dini Rahma Satuti, S. Farm, Apt, M.Sc, Etik Legal Keperawatan pada Kegawatdaruratan Jantung oleh Utin Susmayani, S.ST, Pelaksanaan Terapi Gizi pada Penyakit Jantung oleh Rosalina, S. Gz dan diakhiri dengan diskusi panel. Kemudian dilanjutkan dengan panel kedua yang dimoderatori oleh dr.Yenira Fitriani, terdiri dari 3 topik, yaitu: Kegawatdaruratan Penyakit Jantung pada Ibu Hamil oleh dr. Radumuli Ginting, Sp. OG, Pelaksanaan Perdarahan Pasca Ekstraksi Gigi oleh drg. Yuli Indrawati, Sp.BM, Kedaruratan Kesehatan Lingkungan oleh Ismail, SKM, M.Kes dan diakhiri dengan diskusi panel. Setiap selesai panel, dibagikan doorprize dari sponsor kepada para peserta seminar. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan Selayang Pandang Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh dr. Simon Yosonegoro Liem disertai praktek pada maneken (mannequin), dimana para peserta sangat semangat mengikutinya. Di akhir acara, ada puncak pembagian doorprize, dengan hadiah utama satu buah kulkas, dimana semua peserta tidak sabar menanti-nantikannya.

Setelah acara selesai, diharapkan seluruh tenaga kesehatan ketapang dapat lebih memahami kegawatdaruratan pada penyakit jantung, sehingga dapat cepat tanggap dalam penanganannya. Seminar kesehatan lintas organisasi profesi kesehatan seperti ini, semoga bisa menjadi rutinitas tahunan di Ketapang sehingga dapat mempererat hubungan antar organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Ketapang.

Penulis : dr. Stella Vindy & dr. Yohanes Kusumo

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini