Ini Kawasan Favorit Bagi Anak Muda untuk Nongkrong di Kota Ketapang

1353
Kawasan Jalan DI Panjaitan, jadi kawasan "gaul"nya Kota Ketapang di malam hari (Foto : MONGA/Bagas)

 

Anak cecak didalam gayong, Entah berkaki entahlah tidak. Udah tepijak ke Tanah Kayong, Entah kembali Entahlah tidak

Sebuah pantun tua (sastra lama) yang menandakan kawasan ini sudah sejak dulu banyak orang yang melirik untuk tepincut untuk menetap. Kota Ketapang sebagai pusat kota dari Kabupaten ini pun banyak memiliki Kawasan yang memanjakan kaum muda dengan beberapa Kawasan yang dijadikan tempat favorit anak muda. Mengingat, Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten yang memiliki daya tarik yang cukup baik, salah satunya tempat yang baik dan favorit untuk kongko-kongko (tempat nongrong).

Setidaknya  ada tiga ruas jalan yang menjadi  kawasan favorit bagi anak muda untuk kongko-kongko ataupun kata lainnya tempat yang nyaman dan aman untuk tempat nongkrong. Dimana sajakah itu?.

Jalan D.I Panjaitan

Kawasan Jalan DI Panjaitan, jadi kawasan “gaul”nya Kota Ketapang di malam hari (Foto : MONGA/Bagas)

Jalan yang menjadi poros nasional saat ini ternyata menjadi jalur favorit anak muda di Kota Ketapang untuk menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong. Jalur yang kaya dengan café dengan produk unggulan “kopi” menjadikan jalan D.I Panjaitan identik dengan jalur anak muda dan jalur untuk menghabiskan malam bersama sahabat mereka dengan waktu aktivitas di jalur ini biasa dimulai sejak pukul 17.00 Wib hingga menjelang pagi menyapa.

Sepakat

Lapangan Sepakat, Pasar malamnya Kota Ketapang (Foto : MONGA / Bagas)
Lapangan Sepakat, Pasar malamnya Kota Ketapang (Foto : MONGA / Bagas)

Kawasan Sepakat menjadi salah satu tempat menarik untuk dikunjungi. Kawasan yang dijadikan Kawasan wisata malam ini memiliki keunikan dengan café yang menyajikan tempat duduk bergaya café tenda payung sehingga pada malam hari Kawasan ini penuh dengan tenda payung. Adapun sajian yang membuat unik Kawasan ini ialah menunya bertemakan jajanan tradisional seperti cucur, cilok (jajanan ringan tradisional/masyarakat setempat kerap menyebutnya tambul) dan berbagai jajanan lainnya.

Jalan S. Parman

Jl. S. Parman, dari Warung Kopi, Cafe, sampai jajanan tepi jalan banyak tersedia di  kawasan ini (Foto : MONGA/Bagas)
Jl. S. Parman, dari Warung Kopi, Cafe, sampai jajanan tepi jalan banyak tersedia di kawasan ini (Foto : MONGA/Bagas)

Jalan S. Parman ini menjadi salah satu tempat favorit bagi anak muda. Di mana di sepanjang jalan ini juga terdapat jajanan seperti martabak, singkong, dan café-café baik yang berkonsepkan warung kopi hingga café yang modern. Hampir 12 jam, daerah ini menjadi jalur aktivitas masyarakat disaat jam kantor para abdi negara bekerja melewati jalur ini. Atau disaat sore anak muda memanfaatkan jalur ini untuk JJS ( Jalan-jalan Sore) dan ketika malam hari banyak yang menghabiskan waktu di cafe-cafe yang ada di jalan ini dan masyarakat yang membeli jajanan pasar baik itu bakso bakar dan lain sebagainya.

Selain juga biasanya cafe-cafe yang ada menjadi tempat yang nyaman untuk bersosialiasi dengan teman, sahabat dan rekan kerja.

Keberadaan tempat-tempat favorit tersebut sedikit banyak setidaknya  memiliki  dampak positif  bagi tumbuh kembangnya sentral bisnis di tanah bertuah/Tanah Kayong ini. Selain itu juga sebagai pertanda kawasan-kawasan tersebut sedang berkembang  ke arah yang maju dan menjadi daerah yang aman dan nyaman  bagi siapa saja yang ingin berkunjung.

(MONGA/Dwi Za Bagastia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini