Ketupat Colet, Makanan Khas Masyarakat Melayu yang Masih Ada hingga Kini

432
Ketupat Colet dan lauk Rendang Ayam. Foto dok Pit
Ketupat Colet dan lauk Rendang Ayam. Foto dok Pit

Monga.idKetupat colet, hidangan makanan atau kuliner khas masyarakat Melayu khususya di Kabupaten Ketapang, Kalimantan. Hidangan makanan khas ini selalu tersaji ketika Idul Fitri tiba atau ketika masyarakat Melayu melakukan acara syukuran dan lain sebagainya.

Menjadi khas, mungkin boleh dikata karena makanan ini harus selalu ada (sudah menjadi tradisi). Di saat-saat hari raya dan ketika melakukan syukuran lainnya ketupat colet selalu disuguhkan.

Apa saja resep Ketupat colet, pertama yang harus disiapkan adalah beras yang dimasukkan dalam anyaman yang dianyam dari bahan kelapa (anyaman ketupat) selanjutnya ditanak dengan cara direbus hingga matang.

Selanjutnya siapkan bumbu untuk bahan racikan campuran lauknya seperti daging sapi atau ayam cara dimasak dengan cara masak rendang atau masak opor. Ketika membuat masakan rendang, bumbu-bumbu yang tidak boleh ketinggalan adalah santan, cabe, ketumbar, kunyit, lengkuas, daun salam,serai, bawang (putih dan merah) selanjutnya jangan ketinggalan adalah garam dan micin. Jika ingin memasak dengan lauk opor maka bumbu-bumbunya sama dengan bumbu rendang, hanya saja, opor tidak menggunakan santan.

Jika ingin menambahkan kacang dan kecambah serta kerupuk merupakan pelengkap dari ketupat colet.

Ketupat colet yang biasanya dihidangkan saat acara syukuran. Foto dok. Pit/monga.id

Untuk mendapatkan makanan ketupat colet tidaklah  terlalu sulit di Ketapang, tak jarang ketupat colet  menjadi teman setia ketika sarapan pagi di warung-warung makan ataupun juga di warung kopi.

Berharap makanan khas masyarakat Melayu ini bisa lestari hingga nanti dan menjadi makanan atau kuliner yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat di luar negeri. Semoga…

(MONGA/Petrus Kanisius)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini