Misi Pastor OSA Resmi Dimulai di Keuskupan Ketapang

161
Pastor OSA resmi berkarya di Keuskupan Ketapang. Foto dok: IST/ MONGA.ID-Dwi Za Bagastia
Pastor OSA resmi berkarya di Keuskupan Ketapang. Foto dok: IST/ MONGA.ID-Dwi Za Bagastia

MONGA.ID-KETAPANG, “Merupakan suatu kebahagian bagi kami, untuk menyambut kedatangan Fr. Andy beserta rombongan dari Cebu yang menjadi saksi sejarah permulaan karya kerjasama diantara para Suster OSA di Ketapang dengan Pastor OSA dari Cebu dan Papua”, ucap Suster Lucia Wahyu, OSA, ketika memberikan kata sambutan Selasa sore (8/5/2018), pada acara ramah tamah dan pemberkatan Biara Pastor OSA di Gg. Manggis, Ketapang, Kalbar.

Lebih lanjut menurut Sr. Lucia Wahyu, atas nama keluarga besar Suster Santo Augustinus dari Kerahiman Allah (OSA), saya mengucapkan selamat datang di Kota Ketapang.

Pembukaan misi di sini di ketapang, Kalimantan, Indonesia adalah sumber kebahagiaan dan harapan besar bagi semua anggota Provinsi Agustinian Santo Nino de Cebu serta Vikariat Agustinian Papua, Suster-Suster Agustininian dari Kerahiman Allah, di bawah pimpinan Sr. Lucia Wahyu, OSA, dan Keuskupan Ketapang, dipimpin oleh Mgr. Pius Riana Prapdi, yang secara substansial membantu dalam merealisasikan pelayanan misionaris jangka panjang ini.

Lebih lanjut Sr. Lucia Wahyu, dalam kata sambutannya mengatakan; Tempat tinggal dan komunitas adalah komitmen misionaris pertama yang dipimpin oleh Provinsi di luar wilayah Filipina dan ini sejalan dengan arah dasar genaral dari APAC (Asia Pacific Augustinian Conference) setelah konvensi pada tahun 2014 silam, yang diadakan di kota Ketapang. Pulau Kalimantan, khususnya wilayah Kalimantan Barat, akan berfungsi sebagai fokus kolaborasi dan kemitraan di antara keluarga Augustinian yang sejalan dalam koordinasi dengan Gereja lokal.

Selain itu juga Sr. Lucia Wahyu berterima kasih dan berharap kepada Fr.Andy, Fr.Berdon, Fr.Yap dan seluruh anggota OSA Cebu maupun Papua, terimakasih kami haturkan atas kesediaan dan kerelaannya untuk datang  dan merestui misi kerjasama ini. Semoga Fr.Victor, Fr.Joe  dan Fr.John cepat kerasan tinggal dan melayani umat dengan hati dan semangat yang senantiasa  bernyala.

Tidak lupa juga kami berdoa, semoga Allah yang Maharahim serta Bunda Maria memberikan rahmat kegembiraan dalam panggilan kita sebagai OSA dan kesetiaan dalam melaksanakan karya-karya kasih Allah sendiri. Bersama Santo Nino dan Bapa kita St. Augustinus, kita akan senantiasa diteguhkan dan dilindungi dalam seluruh karya kita. Terima kasih, in Deum!, ujar Sr. Lucia Wahyu lagi.

Setelah dilakukan pemberkatan Biara Pastor OSA di Gg. Manggis, Ketapang, Kalbar, selanjutnya diadakan misa awal berkarya di Kapel  Biara Kongregasi Suster OSA di Jl. Jend. Sudirman.

Mengenal Lebih Dekat  Pastor OSA Provensi Cebu :

VISI:

Provinsi, setia pada karisma yang diwariskan oleh Bapa Rohani dan Pendiri Ordo Augustinian, Santo Agustinus, dan tradisi awal, berusaha untuk hidup VISI-nya, yang merupakan “sebuah komunitas persaudara dan teman, hidup harmonis dengan satu pikiran dan satu hati bersungguh-sungguh kepada Tuhan dan berbagi barang yang sama untuk melayani umat Allah”.

MISI:

Dalam kesatuan dengan seluruh Ordo St Agustinus, untuk  mewujudkan aspirasi dan impian para AUGUSTINS yang dipandu oleh MISI Propinsi, yaitu:

  1. Untuk menjelmakan cara hidup Agustinian, dicirikan oleh interioritas, persekutuan persaudaraan, pembagian barang, kesederhanaan hidup, kerja keras dan ketekunan, di komunitas-komunitas yang didirikan di Provinsi dan organisasi-organisasi lain yang dipercayakan kepada para anggotanya;
  2. Untuk menjamin kelangsungan hidup cara Agustinian melalui promosi panggilan, rekrutmen dan pembinaan holistik yang terkoordinasi dengan baik dan program pengembangan untuk setiap anggota di berbagai bidang usaha manusia;
  3. Untuk memupuk warisan Agustinian (misalnya kehidupan dan karya St. Augustine, sejarah dan tradisi Ordo, dll.) Melalui penelitiannya dan untuk mempromosikan hal yang sama di antara para anggota Provinsi dan orang-orang yang bekerja dengan kami; dan
  4. Untuk melayani umat Allah dalam berbagai kerasulan Provinsi (paroki, sekolah, rumah pembinaan dan misi) sebagai tanggapan terhadap kebutuhan Gereja dan Ordo dari sudut pandang “pilihan preferensial untuk orang miskin” dan terhadap membangun kerajaan Allah.

Anggota Komunitas Pastor OSA St. Nino di Ketapang :

  1. Victor Gonzaga, OSA dari Provensi Cebu Filipina
  2. Fr. Joe OSA dari Provensi Cebu Filipina
  3. John Yempormase OSA dari Vikariat Pastor  OSA  Papua

 

Komunitas /Biara dan Karya OSA Provensi Cebu Filipina Lembaga, atau rumah, yang dimiliki oleh Provinsi :

  • Basilica Santo Niño, juga disebut Basilika Sto. Niño de Cebú, di mana gambar / patung Santo Niño de Cebú disimpan.
  • Universitas San Agustin di Kota Iloilo.
  • Kampus Ekstensi Universitas San Agustin di Sambag, Jaro, Kota Iloilo.
  • Sekolah Tinggi Santo Agustin-Bacolod di Kota Bacolod.
  • Sekolah dan Paroki San Jose Paroki di Plaza Libertad, Kota Iloilo.
  • Sekolah tinggi Santo Agustin-Biñan dan Sto. Niño de Cebu Parish di Biñan, Laguna.
  • Sekolah tinggi Santo  Agustin – Mati di Davao
  • Guadalupe Monastery (Semianri) dan Paroki Nuestra Señora de Gracia di Makati City.
  • Pusat Studi Santo Agustin (Seminari Tinggi San Agustin) / St. Thomas dari Villanova Institut Philosophy di Quezon City.
  • Novisiat (Seminari) dan and Rumah Retret Augustinian di Kota Talisay, Provinsi Cebu.
  • Paroki Sto. Niño de Cebu, Lower Mohon, Kota Talisay, Cebu.
  • Sekolah tinggi San Agustin- Mati di Kota Mati Davao Oriental.
  • Paroki Bunda Maria Pertolongan Abadi, Socorro, Surigao del.
  • Paroki Diakon St Lawrence, Bagacay, Sorsogon
  • Spirituality Center (Rumah Retreat), Sto. Niño Consolacion, Cebu.
  • Niño Pilgrim Center, Kota Cebu (Komunitas Provinsi)
  • Pra Paroki Santa. Ana, Burgos, Siargao Island, Surigao del Norte.
  • Pra Paroki St Agustinus dari Hippo, Saguday, Quirino.

Provinsi Augustinian Sto. Niño de Cebu, yang berbasis di kota Cebu di Filipina, merupakan pembagian geografis dan administrasi Ordo St. Augustine yang religius. Provinsi secara aktif terlibat dalam pendidikan, administrasi paroki, misi pekerjaan dan pembentukan tanggung untuk kehidupan beragama. Ini telah bekerja pada misi bersama dengan provinsi Augustinian lainnya, yaitu, Provinsi Australia di Korea Selatan, Provinsi Belanda di Indonesia, dan Provinsi Villanova (Amerika Serikat), Irlandia dan Inggris-Skotlandia di Afrika Selatan. Sesuai dengan badan untuk menjadi provinsi kerajaan injil, ia telah mulai mengutus para biarawan ke luar negeri untuk membantu dalam pelayanan kerasulan dan pastoral.

Misionaris dari Provinsi Augustinian Santo Nino de Cebu- Filipina :

1. Jepang = 2 Pastor
2. Korea = 2 Pastor
3. Indonesia = 2 Pastor
4. Kanada = 4  Pastor
5. USA = 1 Pastor
6. Belgia = 2 Pastor
7. Australia = 1  PAstor
8. Italia / Roma = 2 Pastor
9. Republik Ceko = 2  Pastor

Total: 18 Pastor

Suster dari Kongregasi OSA terdiri dari dua;  Suster yang hidup membiara dan pendoa. Suster OSA yang membiara memiliki misi pelayanan seperti kesehatan, pendidikan. Sedangkan Suster OSA pendoa, sehari-hari berdoa. Sedangkan Pastor OSA adalah berkarya dengan ditandai penyerahan Patung Nino sebagai simbol.

Pada acara peresmian karya awal para imam OSA di Keuskupan Ketapang dihadiri dan disaksikan pula oleh Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prabdi. suster, bruder dan para umat.

Selamat berkaya Pastor OSA di Tanah Kayong ini dan semoga menjadi berkat bagi semua.

(Sumber data :  Kongregasi Susteran OSA, Sr.  Lucia Wahyu, OSA)

(MONGA.ID/Dwi Za Bagastia, Editor : Petrus Kanisius)

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini