Kasus DBD di Ketapang Meningkat, Perlu Langkah Cepat untuk Mengatasi Persoalan Ini

16
Waspada Demam Berdarah. Foto dok. Depkes

MONGA.ID-KETAPANG, Kasus Demam Berdarah di Kabupaten Ketapang terus meningkat. Tentu perlu langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini agar tidak menjadi kasus luar biasa (KLB).

Berdasarkan data dari dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Kasus Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Ketapang hingga minggu ke-47, per 23 November 2018 ada 580 kasus yang tersebar di 17 kecamatan,  kasus tertinggi berada di 5 kecamatan: Delta Pawan;  ada 272 kasus, Benua Kayong; ada 55 kasus, Kendawangan; terdapat 52 kasus, Muara Pawan; 32 kasus dan di Nanga Tayap, 30 kasus.

Dari jumlah 580 kasus tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. Sedangkan Kecamatan yang terbebas DBD ada di 3 kecamatan; Manismata,  Singkup,  Simpang Dua.

Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang meminta agar sekolah menjaga kebersihan dan menghimbau kepada orang tua agar memberikan lotion anti nyamuk sebelum dan selama di sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan, Rustami telah meminta seluruh Puskesmas yang berada di wilayah yang saat ini jumlah kasus terbanyak untuk memfokuskan kegiatannya dalam penanggulangan Demam Berdarah.

Berharap ada langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini, termasuk melakukan pogging masal di rumah-rumah warga. Dengan demikian, Kasus demam berdarah bisa diatasi dan tidak memakan korban jiwa.

Sumber Tulisan; Dari Berbagai Sumber

Penulis : Dwi Za Bagastia

Editor : Petrus Kanisius

MONGA.ID

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini