Riuh Cabup Ketapang : Jalur Independen Peluang ‘Perahu’ Anak Muda

596

MONGA.ID – KETAPANG, Belum lama usai Pemilihan Umum 14 Februari berlalu, kini akar rumput hangat memperbincangkan hal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Rabu, 27 November 2024 adalah hari Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada serentak se-Indonesia, baik untuk tingkat Provinsi maupun Kabupaten.

Hiruk pikuk survei sederhana melalui polling di medsos ataupun metode lainnya memunculkan nama-nama nyentrik mulai dari tokoh politik, birokrat hingga anak muda.

Melalui metode voting sederhana di platform pollingkita.com yang diikuti oleh 974 warganet nama Theo Bernadhi meraih 36% yang menempatkannya di posisi ke-1 (satu) kategori cawabup. 

Frans Doni mengungkapkan bahwa sudah saatnya anak muda ambil bagian untuk menjemput amanat rakyat.

“Sejarah Indonesia memang menyebutkan bahwa hampir kesemuanya dari Anak Muda. Sejak 1928 hingga desakan untuk memproklamasikan kemerdekaan itu adalah kekuatan besar dari anak muda. Saatnya di Ketapang, muda berkarya”, ungkapnya lebih lanjut.

Doni melanjutkan, bagi anak muda yang belum memiliki partai politik atau belum tergabung di partai politik: jangan khawatir, ada solusinya.

“Negara melalui UU 10/2016 mengatur tentang calon perseorangan/ independen. Saya rasa ini adalah jalur yang tepat digunakan untuk memboyong anak muda”.

*Menilik DPT Pemilu 2024*

Berdasarkan angka pada DPT Pemilu 2024 yang lalu, ternyata jenis pemilih dikuasai oleh kawula muda.

Rilis KPU Ketapang, bahwa dari 414.830 pemilih pada DPT 2024 berdasarkan kategori Gen terbagi menjadi 36,58% adalah Pemilih Millenial; 26,62 adalah Pemilih Gen X; 25, 33% adalah Gen Z; 10,41% adalah Baby Boomers; dan 1,06% adalah Pre Boomers.

Atas data tersebut, dapat dimaknai bahwa 50% lebih pemilih di Kabupaten Ketapang dalam Pemilu 2024 adalah kaum muda. 

“Saya rasa ini adalah acuan awal kita. Di mana kekuatan orang muda itu ada”, tegas pria botak itu.

*Independen ‘perahu’ anak muda*

“Untuk itu, kami telah mengkrucutkan nama- nama pasangan muda yang tidak memiliki partai politik namun memiliki popularitas yang baik. 

Sejauh ini nama Theo Bernadhi / Teo dan Dwi Za Bagastia / Bagas”, ungkapnya.

Tim kaula muda juga akan mencoba menyiapkan platform untuk memudahkan masyarakat menyampaikan dukungan.

“Skema awal, kita akan mencoba menyiapkan platform sehingga masyarakat bisa mendaftar secara online dan mengupload dokumen pendukung/ identitas”, terang Doni. 

Siapa Theo Bernadhi dan Dwi Za Bagastia?

Theo Bernadhi, S.Sos kini memimpin AJK (aliansi jurnalis Ketapang). Theo, menempuh pendidikan di Fisip Universitas Tanjungpura dan kini adalah wartawan aktif. Selain itu juga aktif di organisasi kepemudaan, olahraga dan lingkungan. 

Dwi Za Bagastia, ST adalah ketua Pemuda Katolik Ketapang. Bagas memiliki latar belakang pendidikan Perencanaan Wilayah dan Kota, kemudian Bagas juga aktif di bidang kepemiluan dan kebudayaan.

“Tentu kita akan ulas lebih jauh siapa mereka. Kini, kulit luar saja dahulu. Formula Fisip dan Teknik untuk Ketapang sejahtera dan berkelanjutan“, tutup Frans.

(MONGA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini