Mengenal Tumbuhan Dipterocarpus sublamellatus Foxw.(Dipterocarpaceae)

468
Dipterocarpus sublamellatus Foxw.(Dipterocarpaceae)/ Keruing. Foto IST/ dok : Andre Ronaldo/YP/MONGA.ID

MONGA.ID-KETAPANG, Dipterocarpus sublamellatus ditemukan berukuran tinggi mencapai 30 meter dan diameter mencapai 80 cm, tumbuh berkelompok pada habitat Sandtone (batu berpasir) dengan ketinggian 200 m dpl di Riam Berasap, Taman Nasional Gunung Palung.

Jenis ini ditemukan sedang berbuah tepatnya pada bulan November ini. Masyarakat lokal lebih mengenalnya dengan sebutan Keruing.

Keruing jenis ini biasanya tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 500 m dpl. Tersebar dari Semenanjung Malaysia, Kalimantan hingga Sumatera. Kayu keruing biasa digunakan sebagai kayu pertukangan. Tingginya tingkat eksploitasi terhadap jenis kayu ini, sehingga saat ini keberadaannya di alam semakin berkurang. Menurut catatan IUCN Redlist, Status Konservasi jenis tersebut tergolong “Endangered” atau terancam punah.

Keruing tumbuh di hutan perawan (primer) pada pelbagai habitat dari permukaan laut hingga ketinggian 1.500 m dpl. Sebagian besar jenisnya tumbuh tersebar, akan tetapi beberapa spesiesnya kerap ditemukan berkelompok atau hidup pada habitat yang khas. Misalnya D. oblongifolius di tepi sungai yang berarus deras, D. elongatus di tanah endapan tepi sungai, D. borneensis di tanah gambut di atas pasir putih, D. gracilis di wilayah beriklim musim, dan beberapa jenis lain yang berspesialisasi tumbuh di punggung-punggung bukit.

Sebaran dari tumbuhan keruing ini seperti di Malaya, Sumatera (Aceh), Kalimantan (Brunei, Sarawak, Sabah) dan Filipina.

Perlu adanya tindakan konservasi untuk meningkatkan ketersediaan jenis Dipterocarpus sublamellatus pada habitat aslinya. Mari kita mengenal dan mempelajarinya sehingga kita semua dapat melestarikannya.

Sumber tulisan : Dari berbagai sumber

Penulis : Andre Ronaldo-Yayasan Palung/MONGA.ID

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini