Ini Jadwal Prosesi Buka Mata Naga Menjelang Cap Go Meh di Ketapang

2550
Foto Ilustrasi Naga. Foto dok: Diskominfo, Kalbar

MONGA.ID, KETAPANG, Kamis, 6 Februari 2020 bertempat di Klenteng Tua Pek Kong akan dilaksanakan prosesi “Buka Mata Naga”, yang akan dimulai pukul 08.00 WIB. Sebagaimana diketahui, sebagai langkah awal rangkaian Cap Go Meh yang akan diselenggarakan pada Sabtu (8/2/2020) mendatang.

Adapun naga yang akan melaksanakan ritual “Buka Naga” ini berasal dari dua naga Yayasan Tri Darma dan satu Naga Mas Ketapang.

Setelah melaksanakan ritual tersebut, ke-3 naga akan bergabung dengan 2 (dua) naga lainnya menuju Tugu Tolak Bala Ketapang guna melakukan penghormatan dan dilanjutkan ke beberapa instansi Pemda Ketapang.

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, ritual itu berawal dari legenda bahwa pernah ada satu ekor naga yang terkena panah di bagian matanya karena berkelahi dengan manusia.

Naga itu beruntung karena ada seorang biksu yang mau berbaik hati menyembuhkan mata naga dengan berbagai mantra. Karena itu, setiap tahun menjelang Cap Go Meh, ritual naga buka mata ini pasti akan selalu dilakukan sebelum pawai naga berlangsung.

Seperti misalnya, masyarakat etnis Tionghoa di Singkawang mempercayai kalau replika dari naga dapat memberikan berkah dan menghindari malapetaka.

Ritual buka mata dilakukan supaya keamanan dan kesehatan yang tidak tampak juga turut dibersihkan, sehingga selalu dilimpahkan rahmat berupa kesehatan dan keamanan bagi masyarakat.

Dalam tradisi, arakan naga harus membuka mata pada hari ke-13 Imlek. Hal ini bertujuan supaya ritual berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan.

Prosesi buka mata naga biasa diawali dengan bacaan matra yang hanya boleh dilakukan orang satu orang Tatung (lauya). Tatung adalah orang yang bertugas sebagai perantara yang dirasuk roh dewa atau leluhur ini akan memakai busana ala panglima perang dengan warna mencolok.

Kemudian Tatung akan mendatangi replika naga dan melakukan ritual. Sang Tatung akan membuka mata naga dengan penanda sebatang dupa yang dilanjutkan dengan memercikkan air yang sudah dibacakan doa.

Dengan cekatan, Tatung mengambil kuas dan menempelkan pada semacam cairan berwarna merah. Kemudian ia akan membuat semacam mantra di udara persis di depan mata replika naga.

Sumber tulisan; dari berbagi tulisan dan beritatagar.id   

(MONGA.ID/DZB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini