Waspada Penyakit Dampak Banjir. Simak Himbauan RS. Fatima Ketapang

143
Banjir melanda desa Alam Pakuan, Kecamatan Sandai. (Photo : IST/MONGA)
Banjir melanda desa Alam Pakuan, Kecamatan Sandai. (Photo : IST/MONGA)

MONGA.ID, KETAPANG – Beberapa daerah di Kalimantan Barat mulai mengalami banjir, tidak terkecuali di Kabupaten Ketapang.

Berdasarkan data yang dihimpun monga.id ada beberapa desa yang sudah mulai terendam yakni Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan. Beberapa tempat lainnya seperti di Desa Teluk Bayur dan Sempurna, Kecamatan Sungai Laur juga terjadi Banjir.

Dampak dari banjir menjadi hal serius yang harus diantisipasi, salah satunya ialah Kesehatan.

Dokter Indah, direktur Rumah Sakit Fatima Ketapang menghimbau kepada masyarakat terlebih bagi yang terdampak.

Berikut hal yang menjadi catatan kita bersama :

  1. Tetap menjalankan Protokol Kesehatan: selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih, pakai masker dan jaga jarak karena kita tetap harus waspada risiko penularan Covid-19 apalagi bila berkumpul dengan banyak orang. Ingat Pandemi belum berakhir walaupun sekarang cenderung mereda.
  2. Hati-hati dengan risiko penularan penyakit infeksi saluran pencernaan seperti diare, tifus, kolera dan Hepatitis A. Pastikan air yg digunakan untuk keperluan mandi, cuci dan terlebih minum adalah air bersih untuk menghindari penularan penyakit. Pada saat banjir, sumber air bersih juga tercemar baik bakteri dan virus lewat air banjir yg kotor.
  3. Selain itu juga waspada dengan risiko penyakit tetanus dan leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan lewat air kencing tikus. Biasanya marak pasca banjir. Bisa juga berasal dari air seni hewan peliharaan lainnya, pada umumnya tikus.
  4. Hati-hati dengan penyakit kulit. Pastikan badan selalu bersih dengan mandi menggunakan sabun antiseptik.
  5. Lindungi anak-anak, orang tua/lansia dan orang-orang yg sedang sakit terutama yg menderita penurunan imunitas, karena mereka berisiko tertular penyakit infeksi saluran pencernaan, saluran pernapasan, sakit kulit dan leptospirosis. Jangan ijinkan anak-anak bermain air banjir yang kotor.

Oleh karena itu mari:

  1. Jaga imunitas/daya tahan tubuh dengan makan yg cukup dan bergizi seimbang, minum vitamin dan cukup istirahat;
  2. Jaga kesehatan dan harus dipastikan semua peralatan yg akan digunakan bersih karena banyak penyakit yg dibawa melalui air banjir yg kotor;
  3. Tetap berusaha berada di tempat yang aman, sekalipun harus menumpang/mengungsi tetap jaga kebersihan dan patuh protokol kesehatan.

    Selain itu, dr. Indah juga berpesan ketika banjir sudah surut bersihkan rumah dan semua peralatan dengan antiseptik dan desinfektan secukupnya sesuai dengan aturan pakai.

    (Bgs/MONGA.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini