Satwa dan Rimba Raya Masih Bolehkah Tersenyum Untukku?

199
Tertawa Melihat Bumi Menangis. (Foto : Net).

Satwa dan rimba raya, bolehkah aku bertanya

Ya, betanya tentang ruang dan waktu, tentang senyum, masih bolehkah tersenyum untukku?

Karena kutahu, kita sama-sama lirih di hadapan para penjelmaan yang tak bertuan

Padang ilalang yang gersang berpadu dengan gontai para satwa ragu di habitat, di mana ia hidup

Senyumku, senyummu

Tetapi, siapa kita yang sering tersenyum?

Bukankah demikian adanya, manusia penjelma sering tertawa lebar tanpa melihat rupa rimba dan satwa yang merana

Kidung nyanyian para pendosa melolong situasi tak bertepi terkadang tanpa arti

Rupa satwa dan rimba raya merindu tangan-tangan penolong 

Meneropong, teropong, menilik ruah bencana yang terkadang sulit dinyana  

Bencana menerka rupa kepada realita kita apa adanya

Tentang satwa (orangutan, burung dan primata lainnya) juga rimba raya (hutan) yang boleh kiranya tersenyum semringah demi anak cucu nanti bukan sesaat.

Ketapang, 7 November 2023

(PIT-YP/MONGA.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini