Staf Konservasi YP Ikuti Pelatihan Pemasangan dan Pengecekan Alat Pemantau

420
Saat staf konservasi belajar hal baru tentang Pemasangan dan Pengecekan Alat Pemantau (Kamera jebak, bioacoustic, alat pengukur curah hujan dan alat pengukur suhu). Foto : Istimewa/Robi Kanisius-YP

Staf Konservasi dari Program Hutan Desa Yayasan Palung (YP) berkesempatan untuk belajar hal baru tentang Pemasangan dan Pengecekan Alat Pemantau (Kamera jebak, bioacoustic, alat pengukur curah hujan dan alat pengukur suhu), beberapa waktu lalu, di Stasiun Riset Cabang Panti (SRCP), Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA).

Dalam pelatihan tersebut, dari program Hutan Desa Yayasan Palung yang mengikuti pelatihan adalah Hendri Gunawan dan Robi Kasianus.

Natalie Robinson, Ahmad Rizal dan Herman yang merupakan Staf Riset dari Yayasan Palung berkesempatan memberikan materi dan praktek Pelatihan Pemansangan dan Pengecekan Alat Pemantau (Kamera jebak, bioacoustic, alat pengukur curah hujan dan alat pengukur suhu).

Asisten Lapangan Program Hutan Desa Yayasan Palung, Robi Kasianus, mengatakan, adapun beberapa fungsi dari alat yang mereka pelajari ini antara lain;

– Kamera jebak fungsinya untuk memantau satwa dan aktivitas manusia di hutan
– Bioacustik untuk mendapatkan rekaman suara berupa suara satwa maupun manusia yang beraktivitas di hutan
– Pengukur curah hujan, fungsinya untuk menakar ukuran curah hujan berdasarkan intensitas curah hujan
– Pengukur suhu fungsinya untuk merekam perubahan cuaca sehingga akan diperoleh informasi suhu lingkungan.

Saat pelatihan, Hendri dan Robi belajar terkait bagaimana cara pemasangan dan pengecekan alat pemantau tersebut.

Pada saat pelatihan, kamera di pasang di dua rintis, yaitu rintis satwa dan rintis manusia.

Hasil dari pelatihan ini nantinya akan diterapkan di Hutan Desa dampingan Yayasan Palung.

Foto : Robi Kasianus (@prince_borneo)
Lokasi : Stasiun Riset CABANG PANTI, TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG

(PIT/MONGA.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini