Kita dan Orangutan Sama-sama Penting

686
Anak orangutan. (Foto : Tim Laman).

Kita dan Orangutan sesungguhnya sudah menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan sejak dari dulu harus selalu harmoni. Akan tetapi, berbeda ceritanya ketika kini (kita terhadap orangutan dan hutan sudah semakin acuh tak acuh). Sesungguhnya kita dan orangutan sama-sama penting.

Sebagai makhluk ciptaan, kita dan orangutan sama-sama memiliki peran yang saling melengkapi satu sama lainnya.   

Kita (manusia) merupakan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna. memiliki akal pikiran dan sebagai makhluk sosial. Sedangkan orangutan memiliki DNA (deoxyribonucleic acid) yang mendekati DNA manusia, 97 % DNA orangutan mendekati atau mirip manusia.

Setidaknya ini persamaan atau kemiripan antara kita dan orangutan. Persamaan tersebut antara lain seperti tingkat kecerdasan dan perilaku.

Setidaknya, ini kemiripan/kesamaan pertama antara manusia dan orangutan. Tingkat kecerdasan lainnya adalah orangutan memiliki kemampuan untuk melindungi diri saat hujan. Orangutan biasa melindungi diri mereka saat hujan tiba dengan menggunakan dedaunan.

Orangutan memegang peranan penting bagi regenerasi hutan melalui buah-buahan dan biji-bijian yang mereka makan (seed disperser).

Orangutan juga dikatakan sebagai spesies dasar bagi konservasi, disebut umbrella species (spesies payung) karena hilangnya orangutan mencerminkan hilangnya ratusan spesies tanaman dan hewan pada ekosistem hutan hujan.

Selain itu, orangutan merupakan salah satu primata (satwa) yang dilindungi dan sangat terancam punah di habitat hidupnya berupa hutan.

Hutan primer yang tersisa merupakan dasar kesejahteraan manusia dan kunci dari planet yang sehat adalah keanekaragaman hayati, dengan menyelamatkan orangutan berarti pula turut menolong mamalia, burung, reptil, amfibi, serangga, tanaman, dan berbagai macam spesies lainnya yang hidup di hutan hujan Indonesia.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah dari adanya orangutan di hutan dapat memberikan informasi tentang pemanfaatan obat-obatan tradisional yang berasal dari tumbuh-tumbuhan di hutan kepada masyarakat dan para peneliti.

Kita sebagai sesama makhluk ciptaan Yang Maha Esa tentu memiliki tanggung jawab terhadap orangutan dan hutan sebagai tempat hidup dari orangutan dan satwa lainnya.

Setidaknya, ada beberapa peran kita terhadap orangutan dan habitat hidupnya (hutan), peran yang bisa kita lakukan diantaranya ;

Pertama, menjaga dan melestarikan hutan tempat hidup orangutan dan satwa lainnya. Menjaga yang tersisa sudah selayak dan sepantasnya untuk dilakukan. Menjaga yang tersisa berarti menjaga asa agar keutuhan Ciptaan masih boleh tetap terjaga sampai nanti.

Kedua, tidak memelihara orangutan dan satwa liar lainnya. Sudah semestinya orangutan dan satwa lainnya hidup bebas di alam liar yang tidak lain adalah hutan yang juga merupakan habitat hidup sebagaian besar makhluk hidup lainnya.

Selanjutnya, tidak memakai ataupun membeli souvenir yang terbuat dari bagian tubuh hewan yang dilindungi. Memakai souvenir yang terbuat atau berasal dari tubuh hewan berarti sama saja mendukung kegiatan perburuan illegal. Mulai stop perburuan dan menggunakan souvenir yang terbuat dari bagian-bagian hewan atau satwa dilindungi !.

Melaporkan ke pihak yang berwenang jika melihat hewan yang dilindungi dipelihara ataupun diperjualbelikan oleh masyarakat. Apabila kita melihat kasus pemiliharaan satwa dilindungi, ayo segera laporkan kepada pihak yang berwajib.

Perlunya melakukan penyadartahuan tentang tentingnya manfaat hutan dan orangutan menjadi salah satu cara agar semua kita bisa belajar tentang alam dan lingkungan yang tidak sedikit memberi manfaat kepada tidak sedikit makhluk hidup di bumi ini.

Selanjutnya juga peran kita yang lainnya, yang bisa kita lakukan adalah berbagi informasi kepada masyarakat tentang pentingnya melindungi satwa liar dan habitatnya.

Sedangkan perilaku orangutan sebagai penjaga hutan karena bisa menanam hutan (menyebar biji-bijian) setelah mereka makan, biji-bijian tersebut tumbuh menjadi pepohonan (hutan), dengan kata lain orangutan sebagai spesies kunci sebagai pelestarian hutan. Demikian juga dengan manusia yang memiliki perilaku yang sejatinya menjaga, melindungi dan menanam pohon.

Selanjutnya kita (manusia) sangat bergantung terhadap hutan seperti halnya orangutan seperti sumber air, pangan dan udara yang bersih.  Selain juga manusia memerlukan sumber ilmu pengetahuan, rekreasi dan mata pencaharian.

Pit YP

(MONGA.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini