Beternak Lebah Hutan untuk Mengatasi Madu yang Semakin Langka

507
Dayu Rompe ketika menujukkan sarang lebah madu milik bapak Asmandi, beberapa waktu lalu. Foto Monga.id/IST
Dayu Rompe ketika menujukkan sarang lebah madu milik bapak Asmandi, beberapa waktu lalu. FotoMonga.id/ IST

 Monga.id Siapa saja pasti menginginkan rasa manisnya dari lebah madu asli. Banyak penelitian kesehatan mengatakan khasiat dan manfaat dari madu asli untuk kesehatan manusia baik untuk kebugaran, kecantikan dan lain sebagainya. Jika ingin madu asli maka harus ditemukan sarangnya terlebih dahulu untuk di panen hasilnya. Mengingat sudah sangat sulit ditemukan sarang lebah yang menghasilkan madu di pedalaman Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.  Ada banyak cara untuk mngatasi hal tersebut kini, cara salah satunya adalah dengan beternak Lebah.

Sebuah kebutuhan akan madu asli dari lebah hutan merupakan salah satu peluang usaha yang cepat dibaca oleh bapak  Asmandi, beliau merupakan salah seorang ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bertugas dan tinggal di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. Asmandi menekuni ternak lebah hutan sejak tahun 2013 dan hingga saat ini sudah memiliki 500 sarang (kotak ternak).

Sarang lebah madu milik bapak Asmandi. Foto Monga.id/ IST
Sarang lebah madu milik bapak Asmandi. Foto Monga.id/ IST

Untuk menekuni usaha tersebut memutuhkan proses dan ketekunan, alhasil sekarang sudah bisa menghasilkan uang, terang Asmandi.

Lokasi ternak lebah hutan ini di berada Kecamatan Kendawangan. Teknik beternaknya dengan memasuki lebah hutan kedalam box/ kotak (kayu) yang sudah didesain sedemikian rupa dan di tunggu dengan kisaran waktu satu hingga tiga  bulan,  setelah itu madu sudah siap untuk dipanen. Keaslian madu nya dijamin, karena penjualan masih dengan sarangnya, kata Dayu Rompe, selaku distributor penjualan.

Lebah hutan yang bersarang di ruas kayu. Foto dok. Monga.id/IST
Lebah madu hutan yang bersarang di ruas kayu milik bapak Asmandi. Foto dok. Monga.id/IST

Antusias masyarakat untuk menikmati madu asli ini pun terlihat  ketika mengetahui informasi dari Dayu Rompe selaku distributor, dalam dua minggu ini sudah laku terjual kurang lebih 50 kilogram madu asli dengan kisaran harga dari madu per kantong kecilnya dihargai Rp 125.000 dan kantong besar dihargai Rp 250.000,” pungkas Dayu.

 Lebah madu hasil panen yang sudah siap dijual. Foto Monga.id/ IST
Lebah madu hasil panen yang sudah siap dijual. Foto Monga.id/ IST

Bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi madu asli atau belajar bagaimana cara berternak lebah madu hutan bisa datang langsung datang ke Kecamatan Kendawangan untuk bertemu Pak Asmandi.

Monga.id/Dwi Za Bagastia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini