Perayaan Syukuran 40 Tahun Imamat Pastor Zacharias Lintas Pr

245
Pastor Z. Lintas Pr., merupakan pastor asli putra Dayak pertama yang ditahbiskan. IST/MONGA.ID
Pastor Z. Lintas Pr., merupakan pastor asli putra Dayak pertama yang ditahbiskan. IST/MONGA.ID

Tanggal 16 April 2018 kemarin, merupakan hari yang penuh syukur bagi Pastor Zacharias Lintas, Pr., tepat pada hari itu adalah perayaan syukuran 40 tahun Imamat beliau.

Perjalanan perutusan gereja atau bekerja di ladang Tuhan merupakan perjalanan yang tidak mudah. Namun, beliau menjalaninya dengan penuh harapan dan kesetiaan. Setidaknya itu menjadi kunci kesetiaan panggilan Imamat dari salah seorang pastor dayak pertama ini, yang hingga kini masih setia dalam panggilannya.

Berikut petikan wawancara singkat awak monga.id Dwi Za Bagastia, bersama dengan RD. Pastor Lintas

Bagaimana cerita suka duka menjadi Pastor ?

Sukanya jadi pastor ketika melihat kehidupan iman umat berkembang artinya Gereja semakin kuat.

Dukanya bila melihat umat yang sudah dibina berdarah-darah malah memilih hengkang tanpa merasa bersalah.

Untuk tahun ini, perayaan imamat yang keberapa?, Dan tepatnya tanggal berapa Pastor ditahbiskan?

Saya ditahbiskan pada tanggal 16 April 1978 atau 40 tahun yang lalu.

Pernah Berkarya dimana saja ?

Saya pernah berkarya di Tanjung, Tumbang Titi, St. Gemma Galgani Ketapang, St. Yosef Serengkah dan St. Agutinus Ketapang.

Pesan Pastor sebagai imam dayak pertama ?

Seorang imam adalah kekuatan Gereja maka kalau umat mencintai Gereja berdoalah supaya selalu ada pemuda yang terpanggil.

Pesan dan kesan selama berkarya ?

Selama berkarya banyak tantangan seperti tantangan Geografis, tingkat kesadaran umat yang lamban perkembangannya, panggilan yang belum cukup untuk menjawab kebutuhan.

Kegembiraan saya ketika melihat gereja di Ketapang semakin kuat.

Sedih juga melihat orang Katolik yang tidak tertarik untuk memperdalam pengetahuan imannya dan ini juga kelemahan para imam yang tidak cukup mampu memberikan pengetahuan iman yang memadai.

Dalam berkarya mengemban tugas apa saja ?

Saya pernah menjadi Pastor Paroki, Ketua Yayasan Usaba, Vikaris Jenderal Keuskupan Ketapang, Ketua Komisi Iman Dewan Adat.

Pastor Zacharias Lintas, Pr. Foto dok. IST/MONGA.ID
Pastor Zacharias Lintas, Pr. Foto dok. IST/MONGA.ID

Berikut biodata singkat RD. Zacharias Lintas

  • Lahir pada 3 Januari 1949
  • SD Negeri Simpang Dua dan dilanjutkan di SD Usaba Banjur Karab dan tamat pada tahun 1961
  • SMP Usaba 1 Ketapang (SMP PL St. Albertus), tahun 1961-1964
  • SMA Seminari Martoyudan, pada 1964-1967
  • Seminari Tinggi di Kentungan Yogyakarta, tahun 1970-1972dengan pembagian tahun 1972 Filsafat, 1973
  • Masa Pastoral, 1974-1976 Teologi
  • Pernah sekolah di Roma, Italia

Ayat Favorit beliau adalah Matius 10:16, “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati”.

RD. Z. Lintas (di samping kanan Mgr. Pius) bersama para Imam, umat dan keluarga saat merayakan 40 tahun Imamatnya, beberapa waktu lalu di Simpang Dua. Foto : IST/Andreas Hardi
RD. Z. Lintas (di samping kanan Mgr. Pius) bersama para Imam, umat dan keluarga saat merayakan 40 tahun Imamatnya, beberapa waktu lalu di Simpang Dua. Foto : IST/Andreas Hardi

Selamat merayakan 40 tahun Imamat RD. Zacharias Lintas, semoga selalu sehat dan terus menjadi panutan dan inspirasi bagi kaum muda dan masyarakat Gereja. amin…

(MONGA.ID/Dwi Za Bagastia, Editor : Petrus Kanisius)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini