Rayakan Hari Hutan Hujan Sedunia, Tanam Ratusan Bibit Mangrove di Pantai Pasir Mayang

665
Yayasan Palung dan Relawan RebonK saat melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Pasir Mayang. Foto : IST/Simon Tampubolon/MONGA.ID

MONGA.ID-KAYONG UTARA, Sabtu (22/6/2019) kemarin, menjelang pukul 07.00 Wib tiba, beberapa relawan terlihat sibuk menyiapkan bibit-bibit mangrove yang akan mereka tanam. Setelah menyiapkan bibit, mereka langsung menuju lokasi untuk melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Pasir Mayang, Desa Pampang Harapan, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Kebetulan, Sabtu (22/6) kemarin, diperingati sebagai hari hutan hujan sedunia. Yayasan Palung dan para relawan Rebonk yang didukung oleh rekan-rekan Sispala yang ada di Kabupaten Kayong Utara saat melakukan penanaman mangrove.

Adapun teman-teman Sispala yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penaman mangrove antara lain; Sispala Land, Sispala Ganasanda, Sispala Grepala, Sispala Tapal dan Sispala Cagar Sispasi.

Saat melakukan penanaman, beberapa sukarelawan menyiapkan lubang tanam sehingga memudahkan proses penanaman mangrove bisa berjalan dengan mudah. Beberapa diantaranya terlihat membuat lubang tanam sendiri.

Saat melakukan penanaman mangrove para relawan dan teman-teman dari beberapa Sispala yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut terlihat tanpa ragu membaur dan bersemangat, sesekali mereka bercanda satu sama lainnya.

Yayasan Palung dan Relawan RebonK saat melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Pasir Mayang. Foto : IST/Simon Tampubolon/MONGA.ID

Penanaman mangrove di lokasi pantai Pasir Mayang begitu penting sebagai upaya dalam pencegahan abrasi. Setidaknya ada 286 bibit mangrove yang ditanam.

Berdasarkan kesepakatan bersama, tanaman yang di tanam pada hari itu tidak ditinggalkan begitu saja melainkan terus menerus dipantau oleh teman-teman relawan Rebonk, ujar Riduwan dari Yayasan Palung yang saat itu menjadi penanggungjawab kegiatan.

Menurut Egi, satu dari Relawan Rebonk mengatakan, jika tanaman-tanaman mangrove yang ditanam itu seandainya mati atau terbawa gelombang maka mereka siap untuk menggantinya dengan tanaman baru. Selain itu, kami juga siap memonitor tanaman secara rutin setiap minggunya.

Yayasan Palung dan Relawan RebonK saat melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Pasir Mayang. Foto : IST/Simon Tampubolon/MONGA.ID

“Kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan di Pantai Pasir Mayang pada hari ini (22/6/2019) merupakan kegiatan lanjutan yang telah dilakukan sebelumnya pada hari bumi lalu. Kegiatan ini juga sekaligus untuk memeriahkan hari hutan hujan sedunia pada 22 Juni, Komitmen kami adalah tumbuhan ini harus tumbuh dengan baik. Rencana saya saya akan melakukan pengamatan terhadap perkembangan tumbuhan ini setiap 2 minggu sekali. Jika ada yang mati makan saya dan relawan rebonk akan melakukan penyulaman secara rutin hingga tumbuhan ini benar-benar dipastikan bisa hidup secara mandiri”, ujar Riduwan dari Yayasan Palung selaku penanggungjawab pada kegiatan penanaman mangrove tersebut.

Semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan mendapat sambutan baik dari semua peserta.

(MONGA.ID/ Petrus Kanisius)

MONGA.ID

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini