YP Pasarkan Produk Lokal Lewat Mobil Market

64
YP pasarkan produk hhbk lewat mobile market. Foto : IST/YP/MONGA.ID

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memasarkan produk lokal hasil hutan bukan kayu dari perajin (HHBK), selama ini Yayasan Palung (YP) telah melakukan pemasaran di media sosial melalui WhatsApp, Instagram dan melalui Gerai Bentangor serta Gerai kelompok dampingan. Dimasa pandemi perlu juga memikirkan strategi untuk pelaku usaha kelompok dampingan sebagai cara mempromosikan produk dengan cara berjualan keliling menggunakan mobil atau bahasa kerennya Mobile Market.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Tim Sustainable Livelihood (Program Mata Pencaharian Berkelanjutan) Yayasan Palung (YP) di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, beberapa waktu lalu.

Ragam produk hhbk seperti tikar, tempat tisu, tempat hantaran, Tikar Sejadah, Tas Kerang Besar, Tas Jinjing pandan, Cincin Resam, dompet pandan, Keranjang bambu, keranjang bambu bertutup, karung cabang, Sampul Tumbler, bakul penjuru 6 dan juga topi. Ada pula produk keripik pisang dari LPHD Simpang Keramat, Desa Penjalaan yang dipasarkan dalam mobile market tersebut.

Manager program Program Mata Pencaharian Berkelanjutan YP, Ranti Naruri, mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan sebagai upaya strategi pemasaran produk yang efektif untuk meningkatkan perkembangan usaha dan promosi sebagai daya tarik masyarakat kayong utara di masa pandemi.

Program Sustainable Livelihood (Program Mata Pencaharian Berkelanjutan) YP merupakan program pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Palung sejak tahun 2010.

Adapun kegiatan utama dari Program SL antara lain seperti inisiasi  dan pendampingan dalam mengolah hasil hutan bukan kayu (HHBK), pertanian masyarakat dan Aquakultur (budidaya ikan air tawar).

(Pit/MONGA.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda di sini